Rabu, 01 Mei 2019

Orang Pertama

Semua orang di dunia ini berhak menjadi orang pertama, dalam apapun itu. Saya dan kami salah dua yang memiliki kesempatan itu.

 








Bulan lalu, Ibukota sempat gempar dan ramai akibat beroperasinya MRT Jakarta untuk pertama kalinya. Berbondong - bondong rakyat ingin merasakan sensasinya apalagi terdapat layanan gratis yang dilakukan dari 12 - 24 Maret 2019. Berkesempatan menjadi salah satu yang merasakannya pun saya sangat antusias melakukannya.

Mendapat kesempatan pada tanggal 22 Maret 2019, setelah selesai melaksanakan Ujian Sekolah hari terakhir, saya langsung bertolak dengan *ehem* Rizka dari sekolah menuju Stasiun MRT Lebak Bulus, kebetulan perjalanan kali ini saya senang berhasil mengajaknya menikmati MRT Jakarta dengan Ayah Bunda sekaligus Cantika.

Kamu.
Kami mengambil sesi terakhir pada hari itu tepat jam 14.00 - 16.00 WIB, setelah menunjukan e-ticket kami naik tangga sambil melihat - lihat betapa masih rapihnya stasiun ini. 

Ketepatan Waktu tak dapat dihiraukan lagi, gerbong melaju tepat jam 14.00 dengan sentakan yang saya sedikit terkejut. Karena jujur, akselerasi MRT sangat berbeda dengan KRL, atau mungkin karena armada MRT ini baru ? Atau hanya perasaan saya saja ?

Pahlawan
Malaikat, Anak Malaikat










Tujuan kami tentu ya stasiun akhir yaitu Hotel Indonesia, sesampainya disana kami sempat sedikit menikmati bundaran Hotel Indonesia, namun karena hari itu tepat juga dengan pengumuman SNMPTN, Bunda memaksa saya dan Rizka untuk melihat hasil kami berdua, naas hasilnya tertulis "maaf", sontak setelah itu suasana berubah menjadi lebih muram hehe.

Ya namun itulah kehidupan, kadang keberuntungan tidak berpihak kepada kita karena suatu alasan. Setelah itu yang saya lakukan hanya berusaha menenangkan suasana walaupun hati saya pun juga tak karuan karena mendapatkan latar merah di pengumuman saya, tapi saya berusaha mengerti bahwasanya perempuan memang lebih perasa.

Kemudian, ya kita pulang kembali lagi ke Lebak Bulus karena kami tidak boleh lewat dari jam 16.00 atau kami pulang dengan kendaraan lain.

Saya minta maaf jikalau tulisan ini sangat pendek sekali, saya hanya ingin berbagi pengalaman bagaimana saya menikmatinya waktu itu. Lagipula tulisan ini juga untuk merayakan kembalinya saya setelah 4 bulan tidak menulis disini karena berbagai hal. Atau mungkin ada yang juga ingin berbagi pengalaman menaiki MRT Jakarta ? Atau belum punya waktu merasakannya ? Atau malah ada juga yang tidak lolos SNMPTN ? Bisa juga dibagikan dengan yang lainnya, karena apapun yang terjadi kita tetap harus kuat dan tegar :)

Tentang judul tulisan ini, memang seperti itu, beberapa orang di dunia ini memang berkesempatan menjadi yang pertama, atau malah ada yang berharap menjadi yang terakhir, atau lebih dalam lagi ada yang berharap menjadi pertama dan terakhir. Termasuk kami yang menjadi salah satu pertama merasakannya, atau saya yang menjadi pertama miliknya. Di paragraf ini saya hanya ingin jujur, paragraf terakhir untukmu, takut kamu tidak menyadarinya.

Teruntukmu (Lagi),

-Imam Panji

Ayah + Bunda + Cantika = Captain Marvel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar